Aku menyebutnya ini Tips.



BAHASA INGGRIS ITU ASIK KOK, GENGS.

Sejak kelas 3 SD, aku sudah mulai tertarik dengan bahasa Inggris. Walaupun dulu aku gak ngerti parah ketika guru ngomong, tapi aku tetap suka karna aku pikir itu adalah tantangan yang suatu hari akan aku taklukkan dengan mudah. Belajar bahasa Inggris awalnya tidak semudah yang dibayangkan, tapi kita akan terasa bangga dengan diri sendiri ketika sudah di posisi hampir bahkan bisa bahasa Inggris. Karena pada saat belajar, kita akan bertemu dengan kata-kata bahkan grammar yang ngejelimet. Sudahlah cara baca dan tulisannya beda, susah cara penyebutannya, dan penyakit yang sering dialami: hari ini ngerti besoknya lupa. Bahkan pegaruh dari luar seperti cara mengajar guru yang tidak kita sukai. Dan banyak keluh kesah bahkan pilu ketika proses belajar itu berlangsung.
Bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan dan kewajiban. Bahkan sekarang, di setiap Universitas sudah mengharuskan mahasiswa nya untuk tes TOEFL sebelum lulus kuliah. Dunia sekarang sudah dipenuhi bahasa Inggris jika teman-teman menyadarinya.
            To the point...
Ada banyak cara belajar bahasa Inggris secara mandiri tanpa harus ikut les sana-sini. Dan film bisa menjadi salah satu fasilitas belajar bahasa Inggris yang friendly. Maksudku, selain kita bisa bersantai ria menonton film kesukaan, kita juga bisa sambil belajar. Dan Harry Potter adalah film yang sudah berjasa membantuku dalam proses belajar bahasa Inggris. Dan teman-teman bisa mencobanya sekarang. Menurutku, selain bisa tahu seperti apa cerita dibalik sekolah sihir tersebut, kita juga bisa meniru aksen British dari film tersebut. Eh British apaan? nah British itu, aksen yang dipakai di UK (United Kingdom). Katanya, itu adalah Emak dari seluruh bahasa Inggris yang ada. Dan aksen nya itu berbeda dengan yang lain. Selain bisa meniru aksen British, kita bisa juga belajar Idioms atau Slang – nya  mereka.
Cara belajar dari film, kita harus mengganti subtitle-nya ke bahasa Inggris. Dengan demikian, kita bisa tahu dengan jelas pemeran tersebut ngomong apa dengan sedikit melirik subtitle sekaligus meniru apa yang diucapkan pemeran. Lumayan, bukan ? dengan belajar dari film, kita bisa mengasah skills dasar bahasa Inggris, yaitu Listening: mendengar apa yang diucapkan pemeran, Reading: sesekali dengan membaca subtitle, dan terakhir yaitu Speaking: mengulangi kalimat yang dikatakan oleh pemeran. Awalnya, memang tidak mengerti dan akan timbul pikiran “aku menyerah, tips ini tidaklah berpengaruh bagiku”. Come on, buddies. yakinlah, It works!. Teruslah berusaha.
Jika benar-benar merasa kalau kosakata yang dipakai dalam film Harry Potter terlalu berat, beralih-lah ke Disney. Film anak-anak produksi Disney punya banyak sekali kosakata ringan dan mudah dipahami. Jadi sewaktu nonton, kita masih bisa enjoy karna banyak ungkapan atau kalimat yang sudah sangat sering  didengar. Atau menonton kartun-kartun yang lain seperti Spongebob, Chalkzone, atau kartun lain yang sering muncul di Tv. Tapi Ingat ya, yang berbahasa Inggris. Teman-teman bisa coba yang satu ini.
Kalau mau referensi lain, ada banyak free website untuk belajar yang bisa teman-teman kujungi. Engvid.com adalah salah satunya. Disana ada banyak materi yang disajikan dan disampaikan langsung oleh tutor-tutor yang hebat. Dari tutor yang punya aksen Inggris-India, Inggris-British, Inggris-Amerika, Inggris-Spanyol, dan aksen-aksen lain. Lalu, mau mencari materi tentang grammar ? Pronunciation ? Tips untuk menulis thesis atau essay ? bahkan materi tentang bagaimana kesopanan dalam budaya luar pun ada. Kita bisa memilih yang mana kita sukai. Kita bisa mengakses banyak video bahkan ikut tes bahasa Inggris secara gratis di website tersebut.
“ada yang lain gak ?”. Tenang, masih ada cara lain untuk belajar bahasa Inggris. Teman-teman bisa download aplikasi Hello English di Playstore ataupun Appstore. Disitu, ada banyak sekali materi dari level dasar hingga advance. Sekali lagi, teman-teman bisa memilih apa saja yang kalian suka. Bahkan, teman-teman bisa memilih materi sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, sesuai dengan job, atau sekolah:SD,SMP,SMA, bahkan Perguruan Tinggi. Teman-teman juga bisa melihat skor bahkan lapor kalian disana. Dan yang paling asik, kita bisa melihat rangking kita sesuai dengan tempat tinggal kita. Contohnya, aku tinggal di Jambi. Nah, aku  bisa tau berapa rangking-ku se kota Jambi ini. FYI (For your Information), kita juga bisa melihat rangking kita se-Indonesia bahkan negara lain. Menantang sekali, bukan ?
“aku sudah coba tapi it doesn't work nih. Tips nya gak ngaruh”. Oke. Itu lazim. Karna setiap orang cara belajarnya beda. Dan cara lain adalah baca buku. Bacalah buku apa saja yang berbahasa Inggris. Walaupun tidak paham arti sepenuhnya, setidaknya pasti ada hal yang kita tahu walaupun sedikit. Nilai plus-nya, dengan baca buku kita bisa tahu gimana grammar yang baik dan benar.
“aku gak suka baca buku dan aku gak bisa kalau belajar sendirian. Harus ada yang mantau nih, harus ada yang perhatiin. Aku sudah les tapi tetap aja hasilnya nggak ada.”. Baiklah. Mau coba tempat les yang agak beda ? Nah, teman-teman pernah dengar “Kampung Inggris” ? Setidaknya, ambilah 1 bulan untuk les disana. Tips dari aku: harus pinter-pinter cari tempat kursus ya. Cara belajarnya di buat berbeda dengan tempat lain dan teman-teman akan diajak belajar sambil bermain. Teman-teman juga akan bertemu orang lain dari penjuru daerah dari Aceh sampai Merauke dengan tujuan yang sama, yaitu sama-sama mau belajar bahasa Inggris. Bahkan bertemu dengan Bule. FYI nih, tidak hanya bisa belajar, teman-teman juga bisa sekaligus travelling ke mana saja jika sudah merasa penat belajar. Asik, toh ?
Terakhir, ini adalah cara yang paling ampuh. Jika teman-teman mau bisa cepat pandai berbahasa Inggris, tinggal lah di negera yang 100% menggunakan bahasa Inggris. “tinggal diluar negeri, gitu? Wah ini tips apaan ?” Iya, beneran lho, gengs.  Atau kalau merasa tips ini adalah tips yang paling ngawur, nah, paling tidak latih lah lidah supaya tidak kaku dengan selalu ngomong Inggris 3 jam perhari. Tips: Pilihlah atau ajaklah teman yang punya motivasi yang sama untuk melakukan hal ini. Karna, jika salah pilih teman, pasti ada saja yang merendahkan atau mengejek usaha kita. Jangan pula merasa down ketika ada orang yang meng-underestimate. Jadikan itu motivasi untuk lebih maju. Dan buktikan kalau diri kita bisa!
Itu adalah segelintir tips dan pengalamanku belajar Bahasa Inggris. Semoga bisa membantu atau menambah referensi teman-teman yang juga sedang berjuang untuk menaklukkan bahasa Inggris. Have a nice day!

Komentar

Posting Komentar